Friday, September 20, 2019
Home > Lain Lain > PERUBAHAN PERILAKU DEMI INDONESIA YANG LEBIH BAIK

PERUBAHAN PERILAKU DEMI INDONESIA YANG LEBIH BAIK

Tahun 2018 masyarakat Indonesia di kejutkan dengan matinya ikan paus sepanjang 9,5 meter dengan jenis sperm whale di di Pulau Kapota, Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Di dalam perut paus tersebut ditemukan sampah plastik seberat 5,9 kilogram.  Menurut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakn bahwa sejak tahun 2016 negara Indonesia ada negara kedua setelah China yang menyumbang sampah plastik terbanyak ke laut. Sebenarnya sudah banyak aturan serta himbauan untuk mengurangi penggunaan plastik yang semakin hari semakin meningkat, namun upaya tersebut bukanlah solusi yang tepat untuk masalah ini. Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh masing-masing orang untuk mengurangi penggunaan plastik ini, dengan cara membawa tas belanjaan sendiri kemana-mana, membawa kotak makan sendiri, mengurangi penggunaan tissue basah, menggunakan produk yang terbuat dari kaca ataupun kertas, membawa botol minum sendiri, mengurangi penggunakan sedotan plastik dan menggantinya dengan stainless straw, serta mempelajari cara mendaur ulang sampah plastik yang ada. Dengan beberapa cara tersebut masyarakat bisa ikut andil dalam penggunakan plastik akan semakin hari semakin berkurang bukan semakin bertambah.

Pada dasarnya kebersihan serta kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Bukan tanggung jawab masyarakat saja ataupun pemerintah saja. Percuma jika hanya pemerintah menggembor-gemborkan mengenai peraturan serta himbauan ke masyarakat tentang sampah plastik namun dari masyarakatnya sendiri tidak ikut bergerak untuk merubah perilaku sehari-harinya. Belajar mecintai lingkungan demi keberlangsungan lingkungan yang ada, dan agar nantinya anak cucu masih bisa melihat betapa indahnya negara Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *