Lain Lain

Timnas Perancis Sebagai Obat Kejenuhan Paul Pogba

Timnas Prancis sudah memastikan lolos ke semifinal UEFA Nations League 2020/21. Dikutip dari website Bola terpercaya dengan hanya menyisakan satu pertandingan, posisinya di puncak klasemen Liga 3 Grup A kecil kemungkinannya akan dikejar oleh Portugal yang berada di posisi kedua. Gelandang Manchester United Paul Pogba senang dengan hasil tersebut. Ia pun senang bisa melepas kejenuhan bersama timnas Prancis. Baginya, membela Les Bleus saat jeda internasional menjadi “angin segar” kompetisi level klub.

Musim ini di Premier League, Paul Pogba bukanlah pilihan pertama Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih Norwegia sering bergiliran. Jika Bruno Fernandes selalu menempati posisi di belakang sang striker, maka nama-nama seperti Fred, Nemanja Matic dan Scott McTominay bergantian mengisi ruang gelandang jangkar di posisi 4-2-3-1.

Padahal, Pogba selalu membintangi tujuh laga Manchester United musim ini, namun eks pemain Juventus itu hanya bermain dua kali dalam 90 menit. Angka ini lebih rendah dari McTominay yang tampil selama 90 menit dalam empat pertandingan meski hanya bermain enam kali.

Sebagai perbandingan, dalam tujuh laga perdana Liga Inggris 2019/20, Pogba tampil selama 90 menit dalam lima laga pertama. Kehadiran Pogba yang ekstensif selama musim ini bukan hanya karena jadwal yang tidak memadai tetapi juga karena cedera engkel.

Frustrasi dengan penderitaan Manchester United musim ini, Pogba sepertinya punya “obat” saat membela Prancis di UEFA Nations League. Dia sepertinya akan mencari sisi lain yang tidak ditemukan di awal musim ini bersama The Red Devils.

Apa yang dikeluhkan Pogba di klubnya juga diakui Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis. Mantan pelatih Juventus tersebut mengatakan bahwa Pogba berada dalam situasi yang sulit. Hal ini, kata Deschamps, sangat mempengaruhi mentalnya sehingga dibutuhkan keyakinan untuk menghidupkannya kembali.

Selain itu, Pogba sebelumnya sempat tersingkir pada dua pertandingan pertama UEFA Nations League melawan Swedia dan Kroasia akibat infeksi COVID-19. Setelah dinyatakan sembuh, Didier Deschamps kemudian memberinya kesempatan dalam laga persahabatan melawan Ukraina.

Meski baru tampil selama 30 menit, kepercayaan diri Pogba melambat. Dia juga bermain melawan Portugal pada pertandingan pertama Liga Grup 3 UNL di Stade de France.

Sejak itu, di tengah performa Manchester United yang terus berubah, plus bukan pilihan utama klub, Pogba tampil cukup bagus dan berkontribusi untuk Prancis. Baru-baru ini di laga terakhir melawan Portugal, ia tampil bagus di tengah bersama Adrien Rabiot dan N’Golo Kante.

Keseimbangan bagian tengah tetap terjaga, terutama di paruh pertama. Secara keseluruhan, Pogba melakukan satu tembakan ke gawang, dua dribel, dan tiga gol. Pemahaman di lini tengah Prancis, meski dengan N`Golo Kante sebagai pendamping meraih trofi Piala Dunia 2018, bisa jadi salah satu kunci untuk membuat Pogba tampil mandiri.

Pogba membutuhkan kesegaran. Di tengah tampilan tak stabil Man United tentang rumor pindah ke klub lain, Pogba tampaknya mencari aroma lain dengan Prancis. Memang masih terlalu jauh untuk membahas juara UNL 2020/21, tapi melaju ke semifinal bersama orang-orang yang chemistry-nya sudah terbangun akan berdampak baik pada mental Pogba.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *