Tuesday, October 23, 2018
Home > Kesehatan > Tolak Angin Kebanggaan Keluarga Indonesia

Tolak Angin Kebanggaan Keluarga Indonesia

Salah satu obat yang selalu direkomendasikan keluarga saya adalah Tolak Angin, dari dulu sampai sekarang Tolak Angin selalu menjadi sahabat terbaik. Tolak Angin sendiri dapat mengatasi berbagai macam masuk angin yang biasanya ditandai dengan gejala-gejala seperti demam, meriang, pusing, perut mual, kembung dan lain-lain. Tidak hanya itu saja Tolak Angin juga bisa diminum untuk mengatasi perut bermasalah yang dikarenakan pengaruh makanan atau karena mabuk perjalanan. Tolak angin juga sangat aman bagi Anda yang memiliki daya tahan tubuh rendah, perokok. Tentunya dengan dosis yang sudah ditentukan atau baca petunjuk yang sudah tercantum pada kemasan Tolak Angin.

Disamping praktis Tolak Angin ini memiliki kemasan yang cukup kuat jadi jangan khawatir untuk membawanya kemana-mana. Untuk Anda yang ingin bepergian selalu gunakan Tolak Angin untuk menjaga daya tahan tubuh tetap terjaga. Jangan lupa kocok terlebih dahulu sebelum memeinummnya, Tolak Angina man dikonsumsi dalam jangka panjang tentunya dengan dosis yang sudah dianjurkan. Untuk menjaganya tetap aman simpan Tolak Angin pada tempat yang jauh pada anak-anak. Tolak Angin juga tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan juga bagi para penderita gangguan ginjal. Alangkah baiknya jika untuk ibu hamil selalu berkomunikasi/konsultasi pada dokter karena Tolak Angin tidak dianjurkan untuk para ibu hamil dan menyusui.

Menjaga kebugaran tubuh dengan Tolak Angin, minum Tolak Angin secara rutin untuk menjaga agar tubuh tetap pada kondisi normal. Hebatnya lagi tolak angin ini bisa diminum bersama dengan makanan atau minuman kesukaan Anda, asalkan harus sesuai. Misalnya saja teh hangat, roti cake bahkan es cream. Tentu khasiat tolak angin tidak akan hilang jika dicampur dengan makanan atau minuman kesukaan Anda tetapi dengan takaran yang sesuai. Meskipun dibuat dengan bahan alami Tolak Angin juga tidak cocok untuk dikonsumsi bagi para penderita seperti gangguan ginjal, multiple sclerosis, leucosis, penderita collagen, penderita HIV dan juga penderita infeksi. Untuk itu selalu konsultasikan kepada dokter terdekat anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *